Praktikum larutan elektrolit

Jumping sodium

Massa Atom Relatif

Semua senyawa di alam ini terbentuk dari atom-atomnya dengan perbandingan massa atom yang tetap. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari massa sebuah anggur adalah 1 g, dan sebuah jeruk massanya tiga kali massa anggur tersebut. Dapat dikatakan bahwa massa jeruk adalah 3 g. Dengan demikian kita telah menemukan massa relatif dari anggur dan jeruk. Lanjutkan membaca

Pembuatan Tawas

Tawas adalah garam sulfat rangkap terhidrat dengan formula M+M3+ (SO4)2.12H2O. M+ merupakan kation univalen, umumnya Na+, Fe+, Cr+, Ti3+ atau Co3+, tawas biasa dikenal dalam kehidupan sehari-hari adalah amonium sulfat dodekahidrat.

Beberapa contoh tawas, cara membuat dan kegunaannya:

1. Natrium aluminium sulfat dodekahidrat (tawas natrium) dengan formula NaAl(SO4)2. 12h2O digunakan sebagai serbuk pengembang roti. Lanjutkan membaca

Azas Le Chatelier

Le ChatelierLe Chatelier

Bila pada sistem kesetimbangan diadakan aksi, maka sistem akan mengadakan reaksi sedemikian rupa sehingga pengaruh aksi itu menjadi sekecil-kecilnya.

Perubahan dari keadaan kesetimbangan semula ke keadaan kesetimbangan yang baru akibat adanya aksi atau pengaruh dari luar itu dikenal dengan pergeseran kesetimbangan. Lanjutkan membaca

Pengaruh Katalisator Terhadap Kesetimbangan Dan Hubungan Antara Harga Kc Dan Kp

PENGARUH KATALISATOR TERHADAP KESETIMBANGAN

Fungsi katalisator dalam reaksi kesetimbangan adalah mempercepat tercapainya kesetimbangan dan tidak merubah letak kesetimbangan (harga tetapan kesetimbangan Kc tetap), hal ini disebabkan katalisator mempercepat reaksi ke kanan dan ke kiri sama besar.

HUBUNGAN ANTARA HARGA Kc DENGAN Kp

Untuk reaksi umum:

a A(g) + b B(g) c C(g) + d D(g) Lanjutkan membaca

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pergeseran Kesetimbangan

Faktor-faktor yang dapat menggeser letak kesetimbangan diantaranya adalah:

  1. Perubahan konsentrasi salah satu zat
  2. Perubahan volume atau tekanan
  3. Perubahan suhu Lanjutkan membaca

Keadaan Setimbang

Reaksi yang dapat berlangsung dalam dua arah disebut reaksi dapat balik. Apabila dalam suatu reaksi kimia, kecepatan reaksi ke kanan sama dengan kecepatan reaksi ke kiri maka, reaksi dikatakan dalam keadaan setimbang. Secara umum reaksi kesetimbangan dapat dinyatakan sebagai:

A  +  B C  +  D

ADA DUA MACAM SISTEM KESETIMBANGAN, YAITU :

1. Kesetimbangan dalam sistem homogen

a.  Kesetimbangan dalam sistem gas-gas
Contoh: 2SO2(g) + O2(g)  ↔  2SO3(g)

b.  Kesetimbangan dalam sistem larutan-larutan
Contoh: NH4OH(aq)  ↔   NH4+(aq) + OH- (aq)

2. Kesetimbangan dalam sistem heterogen

a. Kesetimbangan dalam sistem padat gas
Contoh: CaCO3(s)  ↔   CaO(s) + CO2(g)

b. Kesetimbangan sistem padat larutan
Contoh: BaSO4(s)  ↔  Ba2+(aq) + SO42- (aq)

c. Kesetimbangan dalam sistem larutan padat gas
Contoh: Ca(HCO3)2(aq)   «   CaCO3(s) + H2O(l) + CO2(g)

Pergesaran Kesetimbangan

Azas Le Chatelier menyatakan: Bila pada sistem kesetimbangan diadakan aksi, maka sistem akan mengadakan reaksi sedemikian rupa sehingga pengaruh aksi itu menjadi sekecil-kecilnya.

Perubahan dari keadaan kesetimbangan semula ke keadaan kesetimbangan yang baru akibat adanya aksi atau pengaruh dari luar itu dikenal dengan pergeseran kesetimbangan.

Bagi reaksi:

A  +  B   ↔   C  +  D Lanjutkan membaca

Latihan Kesetimbangan

SOAL-SOAL

  1. Pada suhu 21,50C dan total tekanan 0,0787 atm N2O4 terdisosias sebanyak 48,3% menjadi NO2. tentukan harga Kc. Pada tekanan berapa disosiasi menjadi 10%?
  2. Tetapan kesetimbangan pada 350 K untuk reaksi : Br2(g) + I2(g) ↔ 2 IBr(g). Adalah 322. Brom ini dengan tekanan parsial awal 0,05 atm dicampur dengan iodin dengan tekanan parsial 0,04 atm dan dijaga keadaanya pada suhu 350 K sampai kesetimbangan tercapai. Hitung tekanan parsial kesetimbangan untuk tiap-tiap gas.
  3. Sebuah kotak bejana yang berisi CO, Cl2, dan COCl2 ada dalam kesetimbangan pada suhu 1000 K. Tunjukkan secara kualitatif  bagaimana pengaruh: (a) Konsentrasi, (b) Jumlah mol masing-masing komponen bila kedalam bejana : (1) dimasukkan CO, (2) diberi tambahan, (3) tekanan, (4) CO dihilangkan. Lanjutkan membaca