Aku Bisa Ramedial

Sungguh menjadi seorang guru adalah tugas yang sangat mulia……………

Terpandang di masyarakat, berpahalah di akhirat, mati masuk Surga…….. (amin)

Hei sobat tanyakan kan lah pada seluruh guru di dunia… tentang tugas mulia ini,  apakah mereka  akan merasa sangat kecewa & sedih… apabila melihat hasil ujian siswa-siswi ancur kayak kue cucur. Pastilah jawabannya korr & kompak… kecewa berat brooo.  Hilang semua energi  untuk kembali menjalankan tugas mulia ini.  Cuma segelintir anak yang memberikan kepuasan batin melalui pencapaian nilainya. Oh ini pasti ada yang salah ……… Beberapa metoda pembelajaran sudah di terapakan akan tetapi masih juga nilainya anjlok………siapa yang salah??? semua orang pasti menjawab guru yang salah……….

Rabu 16 Desember 2009

Selembar kertas yang berisi nama-nama peserta ramedial ku tempelkan di kaca jendela ruangan guru……

Mata pelajaran Kimia…..

Seluruh anak mengerumuni kertas yang berisikan 75 siswa-siswi yang mengikuti ramedial, sungguh jumlah itu bukan jumlah yang sedikit untuk ukuran ramedial yang sesungguhnya hanya 25% siswa max (itu harga idial untuk sebuah ramedial), 75 siswa dari      4 kelas yang saya ajarkan, tepatnya 75 dari 137 orang siswa.

….. tatkala nama mereka termaktup di dalam secarik kertas itu saya lihat tak ada rasa sedih sedikitpun dari raut wajah mereka, tetap santai seolah tak bermasalah,  sangat menyedihkan lagi…. ada seorang siswa menyapa siswa lainya dan bertanya ” nga ramedial dak..?” dan siswa yang satunya menjawab ” ku ramedial le….. kalu cak tu kite tosssss dulu, haaa,…haa” seorang lagi dari mereka berkata “tenang be es kite pasti tuntas kalu dem ikut ramedial”

Sungguh Setiap guru menyadari bahwa dalam proses belajar mengajar selalu ada siswanya yang mengalami kesulitan belajar sehingga siswa tidak mampu mencapai ketuntasan belajar. Kesadaran tersebut belum sepenuhnya ditindaklanjuti oleh guru untuk mengupayakan solusinya. Dalam pembahasan ini, diajukan salah satu bentuk bantuan yang dapat diberikan oleh guru untuk
mencapai ketuntasan belajar yaitu memberikan kegiatan remedial.

Tetapi dengan kejadian yang saya lihat, seperti yang saya ceritakan diatas…. seolah program ramedial membuat siswa malas untuk belajar utuk mengahadapi ujian tengah semester atau semester. Mereka mempunyai peluru cadangan yakni mengikuti program ramedial………

Suguh program ramedial sangat lah idial tetapi jika kita lihat prakteknya di lapangan bagaimana ini……………….???????????

INI CONTOH :

Beberapa pendekatan dalam pengajaran remedial pada akhirnya
dikembangkan oleh guru ke dalam berbagai strategi pelayanan pengajaran
remedial, yaitu :
a) Pendekatan kuratif, pendekatan yang dilakukan setelah diketahui adanya
siswa yang gagal mencapai tujuan pembelajaran. Tiga strategi yang
dapat dikembangkan oleh guru, yaitu : strategi pengulangan, pengayaan
dan pengukuhan serta strategi percepatan.
b) Pendekatan preventif, pendekatan yang ditujukan kepada siswa yang pada
awal kegiatan belajar telah diduga akan mengalami kesulitan belajar.
Strategi pengajaran yang dapat dilakukan, yaitu kelompok homogen, individual,
kelas khusus.
c) Pendekatan yang bersifat pengembangan, pendekatan yang didasarkan
pada pemikiran bahwa kesulitan siswa harus diketahui guru sedini
mungkin agar dapat diberikan bantuan untuk mencapai tujuan secara
efektif dan efisien.

Bagaimana ini………..?????!!!!!

5 thoughts on “Aku Bisa Ramedial

  1. ass……….pak aq ingin tau nilai aq dong……..aq ngak sabaran.naechhhhhh.pak tolong kasih tau aq ya nilainya kelas 1 yaitu:TRI YULIANA.

  2. ass…………
    pa kabar pak…….
    gimana pak soal nilainya…………….aq kok blm d kasih tau nilai aq nech…………..

  3. ass……….. pak tolong kasih tau juga ya nilainya kelas 1 yaitu:yistiani………….sama nilai…….aq juga ya……pak………….penasaran nech…nilai aq…………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s